Untuk memuntaskan tugas LPI
dengan ini saya lampirkan tugas tersebut :
LIFE CYCLE
Kutipan :
McFarland dalam The National Property Management Association’s Journal
of Property and Asset Management (2010), berpendapat bahwa profesional
manajemen (dalam hal ini manajemen aset) harus dapat mengelola semua aspek dari
siklus hidup aset untuk memastikan perusahaan mereka mencapai hasil maksimal
atas modal yang diinvestasikan, menerapkan efisien dan efektif proses yang
memberikan kontrol yang wajar yang mendukung tenaga kerja sementara
menghilangkan proses non nilai tambah, sumber daya dan biaya.
Sumber :
http://sahidsutomo.blogspot.co.id/2013/10/manajemen-aset.html
menurut saya : menurut pendapat saya silus asset sangat
diperlukan karena dengan terdpat siklus asset kita dapat melakukan suautu
kajian dengan menjadikan suautu asset sebagai bahan perencaan selanjutnya dalam
perusahaan dan kami dapat melakukan siklus terhadap suatu asset yang kami
miliki dengan adanya siklus kita dapat melakukan kegiatan dari awal perencaan
sampai penghapusan suatu asset secara terencana dan teratur.
CAPEX
kutipan :
Horngren et al (2006, P467) menyatakan “Pengeluaran Modal (Capital Expenditure) adalah pengeluaran yang
meningkatkan kapasitas atau efisiensi aktiva atau yang memperpanjang masa
manfaat.
sumber : https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/
Menurut saya :
capex itu adalah suatu kegiatan yang dapat bertujuan untuk menjadikan
suautu nilai profit terhadap suatu masa manfaat terhadap asset dan juga jangka
waktu keuangan dan efisiensi aktifa terhadap perusahaan.
OPEX
Kutipan :
Operating expenditure adalah alokasi yang direncanakan dalam budget
untuk melakukan operasih perusahaan secara normal. Dengan kata lain operating
expenditure (biaya operasi) digunakan untuk menjaga kelangsungan aset dan
menjamin aktivitas perusahaan yang direncanakan berlangsung dengan baik. Karena
sifatnya biaya sehari-hari maka biaya operasi tidak meliput pajak pendapatan,
depresiasi, dan biaya financing (bunga pinjaman).
Sumber :
https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/
Menurut saya :
menurut saya opex sangat penting dikarenakan dengan adanya opex
perusahaan dapat memperedikasin berapa biaya yang dapaty dialokasikan untuk
menjalankan suautu kegiatan perusahaaan secara terencana dan juga sesuai dengan
tujuan dari perusahaan. Dan dnegan adanya opex perusahaan dapat menekan biay
anggaran untuk kedepannya.
INVENTORY
Kutipan :
konsep persediaan menurut
Rangkuti (2004:1) mengatakan bahwa persediaan merupakan suatu aktiva yang
meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu
periode usaha tertentu, atau persediaan barang-barang yang masih dalam pengerjaan
atau proses produksi, ataupun persediaan bahan baku yang menunggu penggunaannya
dalam suatu proses produksi.
Sumber :
http://www.materibelajar.id/2016/04/teori-persediaan-pengertian-tujuan.html
Menurut saya :
persediaan sangat dibutuhkan sebagai kegiatan mencegah terjadinya suatu
masalah di akhir nanti yang dapat membuat masalah dalam kegiatan operasi suatu
produksi atau berjalanya suautu operasional ,sehingga persediaan sangat
dibutuhkan dan juga persedian harus di lakukakan perhitungan secara cepat dan
tepat dalam nilai kebutuhan.
DISPOSAL
Kutipan :
Pemusnahan aset adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan apabila aset
tidak dapat diperbaiki untuk digunakan kembali. (Sugiama, 2013),Menurut Gima
Sugiama (Sugiama, 2013: 264) Aset yang telah tidak memungkinkan lagi
direjuvenasi karena pertimbangan ekonomi atau fungsinya, maka aset dapat
dihapuskan atau disposal
Sumber :
Sugiama, Gima. 2013. Manajemen Aset Pariwisata. Bandung; Guardaya
Intimarta
Menurut saya : pemusnahaan asset
sangat dibutuhkan untuk membuat atau merencanakan kegiatan selanjutnya ,karena
asset yang dimusnahkan harus dilakukan untuk menjaga agar arus kas dalam
perusahaan tidak membengkak dikarena nilai pemeliharaan dari asset yang sudah
tidak dapat digunakan kembali, dan juga bertujuan untuk menjaga arus cash tetap
aman dalam perusahaa.










