Selasa, 25 April 2017

#TM 9. 260417 (K9)

Untuk memuntaskan tugas LPI dengan ini saya lampirkan tugas tersebut :

LIFE CYCLE

Kutipan       :   McFarland dalam The National Property Management Association’s Journal of Property and Asset Management (2010), berpendapat bahwa profesional manajemen (dalam hal ini manajemen aset) harus dapat mengelola semua aspek dari siklus hidup aset untuk memastikan perusahaan mereka mencapai hasil maksimal atas modal yang diinvestasikan, menerapkan efisien dan efektif proses yang memberikan kontrol yang wajar yang mendukung tenaga kerja sementara menghilangkan proses non nilai tambah, sumber daya dan biaya.

Sumber            :  http://sahidsutomo.blogspot.co.id/2013/10/manajemen-aset.html

menurut saya  : menurut pendapat saya silus asset sangat diperlukan karena dengan terdpat siklus asset kita dapat melakukan suautu kajian dengan menjadikan suautu asset sebagai bahan perencaan selanjutnya dalam perusahaan dan kami dapat melakukan siklus terhadap suatu asset yang kami miliki dengan adanya siklus kita dapat melakukan kegiatan dari awal perencaan sampai penghapusan suatu asset secara terencana dan teratur.

 CAPEX
kutipan          :   Horngren et al (2006, P467) menyatakan “Pengeluaran Modal (Capital  Expenditure) adalah pengeluaran yang meningkatkan kapasitas atau efisiensi aktiva atau yang memperpanjang masa manfaat.

sumber             : https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/

Menurut saya  :  capex itu adalah suatu kegiatan yang dapat bertujuan untuk menjadikan suautu nilai profit terhadap suatu masa manfaat terhadap asset dan juga jangka waktu keuangan dan efisiensi aktifa terhadap perusahaan.

OPEX
Kutipan           :    Operating expenditure adalah alokasi yang direncanakan dalam budget untuk melakukan operasih perusahaan secara normal. Dengan kata lain operating expenditure (biaya operasi) digunakan untuk menjaga kelangsungan aset dan menjamin aktivitas perusahaan yang direncanakan berlangsung dengan baik. Karena sifatnya biaya sehari-hari maka biaya operasi tidak meliput pajak pendapatan, depresiasi, dan biaya financing (bunga pinjaman).

Sumber             :     https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/

Menurut saya  :    menurut saya opex sangat penting dikarenakan dengan adanya opex perusahaan dapat memperedikasin berapa biaya yang dapaty dialokasikan untuk menjalankan suautu kegiatan perusahaaan secara terencana dan juga sesuai dengan tujuan dari perusahaan. Dan dnegan adanya opex perusahaan dapat menekan biay anggaran untuk kedepannya.


                                                                        INVENTORY
Kutipan        :    konsep persediaan menurut Rangkuti (2004:1) mengatakan bahwa persediaan merupakan suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode usaha tertentu, atau persediaan barang-barang yang masih dalam pengerjaan atau proses produksi, ataupun persediaan bahan baku yang menunggu penggunaannya dalam suatu proses produksi.

Sumber             :     http://www.materibelajar.id/2016/04/teori-persediaan-pengertian-tujuan.html

Menurut saya  :        persediaan sangat dibutuhkan sebagai kegiatan mencegah terjadinya suatu masalah di akhir nanti yang dapat membuat masalah dalam kegiatan operasi suatu produksi atau berjalanya suautu operasional ,sehingga persediaan sangat dibutuhkan dan juga persedian harus di lakukakan perhitungan secara cepat dan tepat dalam nilai kebutuhan.


DISPOSAL
Kutipan         :     Pemusnahan aset adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan apabila aset tidak dapat diperbaiki untuk digunakan kembali. (Sugiama, 2013),Menurut Gima Sugiama (Sugiama, 2013: 264) Aset yang telah tidak memungkinkan lagi direjuvenasi karena pertimbangan ekonomi atau fungsinya, maka aset dapat dihapuskan atau disposal

Sumber        :  Sugiama, Gima. 2013. Manajemen Aset Pariwisata. Bandung; Guardaya Intimarta

Menurut saya : pemusnahaan asset sangat dibutuhkan untuk membuat atau merencanakan kegiatan selanjutnya ,karena asset yang dimusnahkan harus dilakukan untuk menjaga agar arus kas dalam perusahaan tidak membengkak dikarena nilai pemeliharaan dari asset yang sudah tidak dapat digunakan kembali, dan juga bertujuan untuk menjaga arus cash tetap aman dalam perusahaa.