stmt trisakti
Senin, 29 Mei 2017
Rabu, 24 Mei 2017
Rabu, 17 Mei 2017
Selasa, 09 Mei 2017
#TM11.Sistem Perencanaan, Pengadaan, dan persediaan
MRP, MRP in term of when the
components need to be relased to manufacturing or a vendor to satisfy the finished product master schedule and MRP is such a
computerized inventory planning and control systems
Menurut saya , MRP adalah sautu
metode yang biasa di gunakan untuk melakukan sebuah kegiatan dalam teknik
perencanaan dan pengontrolan terhadap barang berupa part yang akan di olah oleh
vendo atau pun untuk dijadikan bahan assembly dalam kegiatan manufaktur, yang
disimpan sebagai inventory.
MRP II, Manufacturing planning a
system in which the entire production environment is evaluated to allow master
schedules to be adjusted and created based on feedback from current production
/ purchase condition
Menurut saya , MRP II adalah
suatu system yang dirancang untuk memudahkan dalam memenuhi kebutuhan informasi
dalam segi manufacturing yang bertujuan
untuk mengintegrasikan antara berbagai
fungsi satu dengan fungsi utama
dalam industi manfaktur seperti keuangan, pemasaran, produksi.
JIT, JIT a philosophy in which
material and components required in the production prosses are available at
exactly the time required
Menurut saya ,Just In Time adalah
suatu kegiatan pengembangan system produksi yang diriancang untuk digunakan
agar dapat bertujuan untuk meningkatkan
kualitas, dan dapat bertujuan agar menekan berbagai biaya , dan
bertujuan untuk mencapai waktu penyerahan seefisien mungkin dengan menghapus
semua jenis kegiatan yang memboroskan, sehingga dapat perusahaan dapat memenuhi
kebutuhan pelanggan pada waktu yang tepat sesuai dengan jumlah yang dikehendaki
oleh pelanggan tersebut.
KANBAN, Kanban a Japanese word
meaning card and manual inventory management system development by Toyota
Menurut saya, KANBAN adalah
sebuah konsep dimana 2 konsep yaitu antara Lean Manufacturig and Just In Time,
dan merupakan system peraturan atau system informasi yang membantu
mengendalikan dan menentukan produksi produk yang sangat diperlukan dalam
jumlah dan waktu yang diperlukan dalam tiap proses manufakturing dan juga
diantara perusahaan.
HUBUNGAN SISTEM MRP , MRP II ,
JIT , KANBAN TERHADAP EQUIPMENT
Hubungan system MRP , MRP II, JIT, DAN KANBAN adalah
merupakan istilah-istilah yang dipergunakan dalam dunia manufaktur.
Masing-masing istilah tersebut memiliki sistem dan tujuan yang berbeda-beda,
namun MRP, MRP II, JIT dan KANBAN
adalah merupakan bagian dari Manufacturing Planning and Control (MPC)
atau perencanaan dan pengendalian manufaktur.
MRP hanya memperhitungkan
perkiraan perencanaan material (Material Planning Projections) berdasarkan
tahap explosion dari Bill Of Material.
Fungsi-fungsi yang sering muncul
dalam MRP adalah:
1.Bills of Material
2.Inventory Management
3.Work Order Management
4.Shop Floor Scheduling
5.Production Activity Control
6.Material Shortage Management
MRP II (Manufacturing Resource
Planning)
MRP II memperhitungkan semua
sumberdaya manufaktur yang ada untuk proses simulasi pro-aktif
Fungsi-fungsi yang sering muncul
dalam MRP II adalah:
1.Financial Modules
2.Business Plan
3.Resource Planning
4.Production Plan
5.Sales and Operations Plan
Pengaruh JIT pada Penilaian Persediaan
Salah satu masalah pertama
akuntansi yang dapat dihilangkan dengan penggunaan pemanufakturan JIT adalah
kebutuhan untuk menentukan biaya produk dalam rangka penilaian persediaan. Jika
terdapat persediaan, maka persediaan tersebut harus dinilai, dan penilaiannya
mengikuti aturan-aturan tertentu untuk tujuan pelaporan keuangan. Dalam JIT
diusahakan persediaan nol (atau paling
tidak pada tingkat yang tidak signifikan), sehingga penilaian persediaan
menjadi tidak relevan untuk tujuan pelaporan keuangan.Dalam JIT, keberadaan
penentuan harga pokok produk hanya untuk memuaskan tujuan manajerial. Manajer
memerlukan informasi biaya produk yang akurat untuk membuat berbagai keputusan
misalnya :
penetapan harga jual berdasar
cost-plus
analisis trend biaya.
analisis profitabilitas lini
produk.
perbandingan dengan biaya para
pesaing
keputusan membeli atau membuat
sendiri, dsb.
Mengurangi pemborosan
Pengurangan pemborosan terutama
dalam bentuk barang yang terbuang, karena pada hakekatnya pemborosan adalah
biaya.
*Tujuan tersebut dapat dicapai
dengan cara :
Mengeliminasi atau mengurangi
persediaan
Meningkatkan mutu
Mengendalikan aktivitas supaya
biaya
Memperbaiki kinerja
Kanban
Menurut Yasuhiro Monden secara
terperinci sistem kanban digunakan untuk melakukan fungsi sebagai berikut
1. Perintah
2. Pengendalian diri sendiri
untuk mencegah over production
3. Pengendalian Visual
4. Perbaikan Proses dan Operasi
Manual
5. Pengurangan Biaya Pengelolaan
Resource : David D. Bedworths & James E. Bailey ( 1987 ) : Integrated Production Control System Management Analysis, Design( 2/E) John Wiley & Sons ( pp. 161 – 192 ) . Singapore
Resource : David D. Bedworths & James E. Bailey ( 1987 ) : Integrated Production Control System Management Analysis, Design( 2/E) John Wiley & Sons ( pp. 161 – 192 ) . Singapore
Sabtu, 06 Mei 2017
#TM10.060517.Safety Stock
INVENTORY
Inventory
atau persediaan merupakan sejumlah barang yang disediakan untuk memenuhi
permintaan dari pelanggan , persediaan bisa berbentuk bahan raw material yang
harus diproses lagi atau menjadi barang jadi yang sudah siap untuk dijual atau di satukan dengan part yang lain.
FUNGSI
INVENTORY
1.
Menghindari ada material/part
yg rusak.
2.
Menghindari keterlambatan
pengiriman.
3.
Menghindari tidak ada barang
(musiman).
4.
Menghindari kenaikan harga.
5.
Mendapatkan diskon (beli
banyak).
6.
Menjamin kelangsungan
produksi.
THE
FIXED ORDER INTERVAL SYSTEM
Pada sistem
ini merupakan sistem pemesanan dengan interval pemesanan yang tetap tapi ukuran
pemesanan bervariasi. Pada sistem ini safety stock (pengaman) digunakan untuk
meredam fluktuasi selama interval pemesanan. Ciri dari sistem persediaan dengan
persediaan adalah sebagai berikut :
1.
Safety stock digunakan untuk
meredam fluktuasi kebutuhan selama periode tertentu.
2.
Selang waktu pemesanan
berturut-turut tetap.
3.
Ukuran pemesanan bervariasi
tergantung jumlah persediaan yang ada di gudang pada saat dilakukan pemesanan
kembali.
4.
Tidak ada waktu pemesanan
kembali pada interval waktu yang sama.
Kelebihan
dari tipe ini adalah tidak perlu pemeriksaan terus menerus, sehingga dapat
mengurangi pekerjaan, dan sangat baik jika banyak jenis barang dengan gudang
tapi sedikit pesanan.
Sedangkan
kelemahannya adalah harus mempunyai safety stock yang dapat melindungi selama
satu periode penuh, Ukuran pesanan tidak tetap dan harus selalu melakukan
perhitungan setiap akhir periode.
THE FIXED
ORDER SIZE INVENTORY SYSTEM
System
persediaan ukuran tetap sangat penting ,
jumlah barang yang akan dipesan ulang aka beroperasi sesuai dengan permintaan
sebelumnya karena pada proses pengeriman jumlah tersebut didata oleh computer .
SAFETY STOCK
Safety tock
diadakan untuk memenuhi variasi permintaan yang takterduga , karena kebutuhan
timbul dari permintaan kedepan , dan produksi barang yang disimpan . Safety
tock perlu dilakukan untuk mecegah terjadinya kehabisan barang/ stock pada saat
customer meminta pengiriman oleh karena itu kita perlu mengetahui tingkat
kebutuhan pelanggan , permintaan pelanggan , distribusi variasi produksi ,
distribusi variasi lead time
Biegel,J.E.(1987,90)Production
Control : A quantitative approach ed-New
Delhi : Prentice-Hall of India
Selasa, 25 April 2017
#TM 9. 260417 (K9)
Untuk memuntaskan tugas LPI
dengan ini saya lampirkan tugas tersebut :
LIFE CYCLE
Kutipan :
McFarland dalam The National Property Management Association’s Journal
of Property and Asset Management (2010), berpendapat bahwa profesional
manajemen (dalam hal ini manajemen aset) harus dapat mengelola semua aspek dari
siklus hidup aset untuk memastikan perusahaan mereka mencapai hasil maksimal
atas modal yang diinvestasikan, menerapkan efisien dan efektif proses yang
memberikan kontrol yang wajar yang mendukung tenaga kerja sementara
menghilangkan proses non nilai tambah, sumber daya dan biaya.
Sumber :
http://sahidsutomo.blogspot.co.id/2013/10/manajemen-aset.html
menurut saya : menurut pendapat saya silus asset sangat
diperlukan karena dengan terdpat siklus asset kita dapat melakukan suautu
kajian dengan menjadikan suautu asset sebagai bahan perencaan selanjutnya dalam
perusahaan dan kami dapat melakukan siklus terhadap suatu asset yang kami
miliki dengan adanya siklus kita dapat melakukan kegiatan dari awal perencaan
sampai penghapusan suatu asset secara terencana dan teratur.
CAPEX
kutipan :
Horngren et al (2006, P467) menyatakan “Pengeluaran Modal (Capital Expenditure) adalah pengeluaran yang
meningkatkan kapasitas atau efisiensi aktiva atau yang memperpanjang masa
manfaat.
sumber : https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/
Menurut saya :
capex itu adalah suatu kegiatan yang dapat bertujuan untuk menjadikan
suautu nilai profit terhadap suatu masa manfaat terhadap asset dan juga jangka
waktu keuangan dan efisiensi aktifa terhadap perusahaan.
OPEX
Kutipan :
Operating expenditure adalah alokasi yang direncanakan dalam budget
untuk melakukan operasih perusahaan secara normal. Dengan kata lain operating
expenditure (biaya operasi) digunakan untuk menjaga kelangsungan aset dan
menjamin aktivitas perusahaan yang direncanakan berlangsung dengan baik. Karena
sifatnya biaya sehari-hari maka biaya operasi tidak meliput pajak pendapatan,
depresiasi, dan biaya financing (bunga pinjaman).
Sumber :
https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/
Menurut saya :
menurut saya opex sangat penting dikarenakan dengan adanya opex
perusahaan dapat memperedikasin berapa biaya yang dapaty dialokasikan untuk
menjalankan suautu kegiatan perusahaaan secara terencana dan juga sesuai dengan
tujuan dari perusahaan. Dan dnegan adanya opex perusahaan dapat menekan biay
anggaran untuk kedepannya.
INVENTORY
Kutipan :
konsep persediaan menurut
Rangkuti (2004:1) mengatakan bahwa persediaan merupakan suatu aktiva yang
meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu
periode usaha tertentu, atau persediaan barang-barang yang masih dalam pengerjaan
atau proses produksi, ataupun persediaan bahan baku yang menunggu penggunaannya
dalam suatu proses produksi.
Sumber :
http://www.materibelajar.id/2016/04/teori-persediaan-pengertian-tujuan.html
Menurut saya :
persediaan sangat dibutuhkan sebagai kegiatan mencegah terjadinya suatu
masalah di akhir nanti yang dapat membuat masalah dalam kegiatan operasi suatu
produksi atau berjalanya suautu operasional ,sehingga persediaan sangat
dibutuhkan dan juga persedian harus di lakukakan perhitungan secara cepat dan
tepat dalam nilai kebutuhan.
DISPOSAL
Kutipan :
Pemusnahan aset adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan apabila aset
tidak dapat diperbaiki untuk digunakan kembali. (Sugiama, 2013),Menurut Gima
Sugiama (Sugiama, 2013: 264) Aset yang telah tidak memungkinkan lagi
direjuvenasi karena pertimbangan ekonomi atau fungsinya, maka aset dapat
dihapuskan atau disposal
Sumber :
Sugiama, Gima. 2013. Manajemen Aset Pariwisata. Bandung; Guardaya
Intimarta
Menurut saya : pemusnahaan asset
sangat dibutuhkan untuk membuat atau merencanakan kegiatan selanjutnya ,karena
asset yang dimusnahkan harus dilakukan untuk menjaga agar arus kas dalam
perusahaan tidak membengkak dikarena nilai pemeliharaan dari asset yang sudah
tidak dapat digunakan kembali, dan juga bertujuan untuk menjaga arus cash tetap
aman dalam perusahaa.
Senin, 17 April 2017
Langganan:
Komentar (Atom)



























