Rabu, 24 Mei 2017

Selasa, 09 Mei 2017

#TM11.Sistem Perencanaan, Pengadaan, dan persediaan

MRP, MRP in term of when the components need to be relased to manufacturing or a vendor  to satisfy the finished product  master schedule and MRP is such a computerized inventory planning and control systems

Menurut saya , MRP adalah sautu metode yang biasa di gunakan untuk melakukan sebuah kegiatan dalam teknik perencanaan dan pengontrolan terhadap barang berupa part yang akan di olah oleh vendo atau pun untuk dijadikan bahan assembly dalam kegiatan manufaktur, yang disimpan sebagai inventory.
 
MRP II, Manufacturing planning a system in which the entire production environment is evaluated to allow master schedules to be adjusted and created based on feedback from current production / purchase condition

Menurut saya , MRP II adalah suatu system yang dirancang untuk memudahkan dalam memenuhi kebutuhan informasi dalam segi manufacturing  yang bertujuan untuk mengintegrasikan antara berbagai  fungsi satu  dengan fungsi utama dalam industi manfaktur seperti keuangan, pemasaran, produksi.

JIT, JIT a philosophy in which material and components required in the production prosses are available at exactly the time required

Menurut saya ,Just In Time adalah suatu kegiatan pengembangan system produksi yang diriancang untuk digunakan agar dapat bertujuan untuk meningkatkan  kualitas, dan dapat bertujuan agar menekan berbagai biaya , dan bertujuan untuk mencapai waktu penyerahan seefisien mungkin dengan menghapus semua jenis kegiatan yang memboroskan, sehingga dapat perusahaan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan pada waktu yang tepat sesuai dengan jumlah yang dikehendaki oleh pelanggan tersebut.

KANBAN, Kanban a Japanese word meaning card and manual inventory management system development by Toyota

Menurut saya, KANBAN adalah sebuah konsep dimana 2 konsep yaitu antara Lean Manufacturig and Just In Time, dan merupakan system peraturan atau system informasi yang membantu mengendalikan dan menentukan produksi produk yang sangat diperlukan dalam jumlah dan waktu yang diperlukan dalam tiap proses manufakturing dan juga diantara perusahaan.

HUBUNGAN SISTEM MRP , MRP II , JIT , KANBAN TERHADAP EQUIPMENT

Hubungan system  MRP , MRP II, JIT, DAN KANBAN adalah merupakan istilah-istilah yang dipergunakan dalam dunia manufaktur. Masing-masing istilah tersebut memiliki sistem dan tujuan yang berbeda-beda, namun MRP, MRP II,  JIT  dan KANBAN  adalah merupakan bagian dari Manufacturing Planning and Control (MPC) atau perencanaan dan pengendalian manufaktur.



MRP hanya memperhitungkan perkiraan perencanaan material (Material Planning Projections) berdasarkan tahap explosion dari Bill Of Material.
Fungsi-fungsi yang sering muncul dalam MRP adalah:
1.Bills of Material
2.Inventory Management
3.Work Order Management
4.Shop Floor Scheduling
5.Production Activity Control
6.Material Shortage Management

MRP II (Manufacturing Resource Planning)
MRP II memperhitungkan semua sumberdaya manufaktur yang ada untuk proses simulasi pro-aktif

Fungsi-fungsi yang sering muncul dalam MRP II adalah:
1.Financial Modules
2.Business Plan
3.Resource Planning
4.Production Plan
5.Sales and Operations Plan



Pengaruh JIT pada Penilaian  Persediaan

Salah satu masalah pertama akuntansi yang dapat dihilangkan dengan penggunaan pemanufakturan JIT adalah kebutuhan untuk menentukan biaya produk dalam rangka penilaian persediaan. Jika terdapat persediaan, maka persediaan tersebut harus dinilai, dan penilaiannya mengikuti aturan-aturan tertentu untuk tujuan pelaporan keuangan. Dalam JIT diusahakan  persediaan nol (atau paling tidak pada tingkat yang tidak signifikan), sehingga penilaian persediaan menjadi tidak relevan untuk tujuan pelaporan keuangan.Dalam JIT, keberadaan penentuan harga pokok produk hanya untuk memuaskan tujuan manajerial. Manajer memerlukan informasi biaya produk yang akurat untuk membuat berbagai keputusan misalnya :



penetapan harga jual berdasar cost-plus
analisis trend biaya.
analisis profitabilitas lini produk.
perbandingan dengan biaya para pesaing
keputusan membeli atau membuat sendiri, dsb.

Mengurangi pemborosan

Pengurangan pemborosan terutama dalam bentuk barang yang terbuang, karena pada hakekatnya pemborosan adalah biaya.

*Tujuan tersebut dapat dicapai dengan cara :

Mengeliminasi atau mengurangi persediaan
Meningkatkan mutu
Mengendalikan aktivitas supaya biaya
Memperbaiki kinerja

Kanban
Menurut Yasuhiro Monden secara terperinci sistem kanban digunakan untuk melakukan fungsi sebagai berikut
1. Perintah
2. Pengendalian diri sendiri untuk mencegah over production
3. Pengendalian Visual
4. Perbaikan Proses dan Operasi Manual
5. Pengurangan Biaya Pengelolaan

Resource : David D. Bedworths & James E. Bailey ( 1987 ) : Integrated Production Control System Management Analysis, Design( 2/E) John Wiley & Sons ( pp. 161 – 192 ) . Singapore

Sabtu, 06 Mei 2017

#TM10.060517.Safety Stock

INVENTORY

Inventory atau persediaan merupakan sejumlah barang yang disediakan untuk memenuhi permintaan dari pelanggan , persediaan bisa berbentuk bahan raw material yang harus diproses lagi atau menjadi barang jadi yang sudah siap untuk dijual atau di satukan dengan part yang lain.

FUNGSI INVENTORY

1.    Menghindari ada material/part yg rusak.

2.    Menghindari keterlambatan pengiriman.

3.    Menghindari tidak ada barang (musiman).

4.    Menghindari kenaikan harga.

5.    Mendapatkan diskon (beli banyak).

6.    Menjamin kelangsungan produksi.

THE FIXED  ORDER INTERVAL SYSTEM

Pada sistem ini merupakan sistem pemesanan dengan interval pemesanan yang tetap tapi ukuran pemesanan bervariasi. Pada sistem ini safety stock (pengaman) digunakan untuk meredam fluktuasi selama interval pemesanan. Ciri dari sistem persediaan dengan persediaan  adalah sebagai berikut :
1.    Safety stock digunakan untuk meredam fluktuasi kebutuhan selama periode tertentu.

2.    Selang waktu pemesanan berturut-turut tetap.

3.    Ukuran pemesanan bervariasi tergantung jumlah persediaan yang ada di gudang pada saat dilakukan pemesanan kembali.

4.    Tidak ada waktu pemesanan kembali pada interval waktu yang sama.
Kelebihan dari tipe ini adalah tidak perlu pemeriksaan terus menerus, sehingga dapat mengurangi pekerjaan, dan sangat baik jika banyak jenis barang dengan gudang tapi sedikit pesanan.
Sedangkan kelemahannya adalah harus mempunyai safety stock yang dapat melindungi selama satu periode penuh, Ukuran pesanan tidak tetap dan harus selalu melakukan perhitungan setiap akhir periode.


THE FIXED ORDER SIZE INVENTORY SYSTEM

     System persediaan ukuran tetap sangat penting  , jumlah barang yang akan dipesan ulang aka beroperasi sesuai dengan permintaan sebelumnya karena pada proses pengeriman jumlah tersebut didata oleh computer .

SAFETY STOCK

   Safety tock diadakan untuk memenuhi variasi permintaan yang takterduga , karena kebutuhan timbul dari permintaan kedepan , dan produksi barang yang disimpan . Safety tock perlu dilakukan untuk mecegah terjadinya kehabisan barang/ stock pada saat customer meminta pengiriman oleh karena itu kita perlu mengetahui tingkat kebutuhan pelanggan , permintaan pelanggan , distribusi variasi produksi , distribusi variasi lead time


Biegel,J.E.(1987,90)Production Control : A quantitative approach  ed-New Delhi : Prentice-Hall of India

Selasa, 25 April 2017

#TM 9. 260417 (K9)

Untuk memuntaskan tugas LPI dengan ini saya lampirkan tugas tersebut :

LIFE CYCLE

Kutipan       :   McFarland dalam The National Property Management Association’s Journal of Property and Asset Management (2010), berpendapat bahwa profesional manajemen (dalam hal ini manajemen aset) harus dapat mengelola semua aspek dari siklus hidup aset untuk memastikan perusahaan mereka mencapai hasil maksimal atas modal yang diinvestasikan, menerapkan efisien dan efektif proses yang memberikan kontrol yang wajar yang mendukung tenaga kerja sementara menghilangkan proses non nilai tambah, sumber daya dan biaya.

Sumber            :  http://sahidsutomo.blogspot.co.id/2013/10/manajemen-aset.html

menurut saya  : menurut pendapat saya silus asset sangat diperlukan karena dengan terdpat siklus asset kita dapat melakukan suautu kajian dengan menjadikan suautu asset sebagai bahan perencaan selanjutnya dalam perusahaan dan kami dapat melakukan siklus terhadap suatu asset yang kami miliki dengan adanya siklus kita dapat melakukan kegiatan dari awal perencaan sampai penghapusan suatu asset secara terencana dan teratur.

 CAPEX
kutipan          :   Horngren et al (2006, P467) menyatakan “Pengeluaran Modal (Capital  Expenditure) adalah pengeluaran yang meningkatkan kapasitas atau efisiensi aktiva atau yang memperpanjang masa manfaat.

sumber             : https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/

Menurut saya  :  capex itu adalah suatu kegiatan yang dapat bertujuan untuk menjadikan suautu nilai profit terhadap suatu masa manfaat terhadap asset dan juga jangka waktu keuangan dan efisiensi aktifa terhadap perusahaan.

OPEX
Kutipan           :    Operating expenditure adalah alokasi yang direncanakan dalam budget untuk melakukan operasih perusahaan secara normal. Dengan kata lain operating expenditure (biaya operasi) digunakan untuk menjaga kelangsungan aset dan menjamin aktivitas perusahaan yang direncanakan berlangsung dengan baik. Karena sifatnya biaya sehari-hari maka biaya operasi tidak meliput pajak pendapatan, depresiasi, dan biaya financing (bunga pinjaman).

Sumber             :     https://ekopunyablog.wordpress.com/2012/04/23/apa-itu-capital-expenditure-capex-dan-operating-expenditure-opex/

Menurut saya  :    menurut saya opex sangat penting dikarenakan dengan adanya opex perusahaan dapat memperedikasin berapa biaya yang dapaty dialokasikan untuk menjalankan suautu kegiatan perusahaaan secara terencana dan juga sesuai dengan tujuan dari perusahaan. Dan dnegan adanya opex perusahaan dapat menekan biay anggaran untuk kedepannya.


                                                                        INVENTORY
Kutipan        :    konsep persediaan menurut Rangkuti (2004:1) mengatakan bahwa persediaan merupakan suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode usaha tertentu, atau persediaan barang-barang yang masih dalam pengerjaan atau proses produksi, ataupun persediaan bahan baku yang menunggu penggunaannya dalam suatu proses produksi.

Sumber             :     http://www.materibelajar.id/2016/04/teori-persediaan-pengertian-tujuan.html

Menurut saya  :        persediaan sangat dibutuhkan sebagai kegiatan mencegah terjadinya suatu masalah di akhir nanti yang dapat membuat masalah dalam kegiatan operasi suatu produksi atau berjalanya suautu operasional ,sehingga persediaan sangat dibutuhkan dan juga persedian harus di lakukakan perhitungan secara cepat dan tepat dalam nilai kebutuhan.


DISPOSAL
Kutipan         :     Pemusnahan aset adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan apabila aset tidak dapat diperbaiki untuk digunakan kembali. (Sugiama, 2013),Menurut Gima Sugiama (Sugiama, 2013: 264) Aset yang telah tidak memungkinkan lagi direjuvenasi karena pertimbangan ekonomi atau fungsinya, maka aset dapat dihapuskan atau disposal

Sumber        :  Sugiama, Gima. 2013. Manajemen Aset Pariwisata. Bandung; Guardaya Intimarta

Menurut saya : pemusnahaan asset sangat dibutuhkan untuk membuat atau merencanakan kegiatan selanjutnya ,karena asset yang dimusnahkan harus dilakukan untuk menjaga agar arus kas dalam perusahaan tidak membengkak dikarena nilai pemeliharaan dari asset yang sudah tidak dapat digunakan kembali, dan juga bertujuan untuk menjaga arus cash tetap aman dalam perusahaa.