MRP, MRP in term of when the
components need to be relased to manufacturing or a vendor to satisfy the finished product master schedule and MRP is such a
computerized inventory planning and control systems
Menurut saya , MRP adalah sautu
metode yang biasa di gunakan untuk melakukan sebuah kegiatan dalam teknik
perencanaan dan pengontrolan terhadap barang berupa part yang akan di olah oleh
vendo atau pun untuk dijadikan bahan assembly dalam kegiatan manufaktur, yang
disimpan sebagai inventory.
MRP II, Manufacturing planning a
system in which the entire production environment is evaluated to allow master
schedules to be adjusted and created based on feedback from current production
/ purchase condition
Menurut saya , MRP II adalah
suatu system yang dirancang untuk memudahkan dalam memenuhi kebutuhan informasi
dalam segi manufacturing yang bertujuan
untuk mengintegrasikan antara berbagai
fungsi satu dengan fungsi utama
dalam industi manfaktur seperti keuangan, pemasaran, produksi.
JIT, JIT a philosophy in which
material and components required in the production prosses are available at
exactly the time required
Menurut saya ,Just In Time adalah
suatu kegiatan pengembangan system produksi yang diriancang untuk digunakan
agar dapat bertujuan untuk meningkatkan
kualitas, dan dapat bertujuan agar menekan berbagai biaya , dan
bertujuan untuk mencapai waktu penyerahan seefisien mungkin dengan menghapus
semua jenis kegiatan yang memboroskan, sehingga dapat perusahaan dapat memenuhi
kebutuhan pelanggan pada waktu yang tepat sesuai dengan jumlah yang dikehendaki
oleh pelanggan tersebut.
KANBAN, Kanban a Japanese word
meaning card and manual inventory management system development by Toyota
Menurut saya, KANBAN adalah
sebuah konsep dimana 2 konsep yaitu antara Lean Manufacturig and Just In Time,
dan merupakan system peraturan atau system informasi yang membantu
mengendalikan dan menentukan produksi produk yang sangat diperlukan dalam
jumlah dan waktu yang diperlukan dalam tiap proses manufakturing dan juga
diantara perusahaan.
HUBUNGAN SISTEM MRP , MRP II ,
JIT , KANBAN TERHADAP EQUIPMENT
Hubungan system MRP , MRP II, JIT, DAN KANBAN adalah
merupakan istilah-istilah yang dipergunakan dalam dunia manufaktur.
Masing-masing istilah tersebut memiliki sistem dan tujuan yang berbeda-beda,
namun MRP, MRP II, JIT dan KANBAN
adalah merupakan bagian dari Manufacturing Planning and Control (MPC)
atau perencanaan dan pengendalian manufaktur.
MRP hanya memperhitungkan
perkiraan perencanaan material (Material Planning Projections) berdasarkan
tahap explosion dari Bill Of Material.
Fungsi-fungsi yang sering muncul
dalam MRP adalah:
1.Bills of Material
2.Inventory Management
3.Work Order Management
4.Shop Floor Scheduling
5.Production Activity Control
6.Material Shortage Management
MRP II (Manufacturing Resource
Planning)
MRP II memperhitungkan semua
sumberdaya manufaktur yang ada untuk proses simulasi pro-aktif
Fungsi-fungsi yang sering muncul
dalam MRP II adalah:
1.Financial Modules
2.Business Plan
3.Resource Planning
4.Production Plan
5.Sales and Operations Plan
Pengaruh JIT pada Penilaian Persediaan
Salah satu masalah pertama
akuntansi yang dapat dihilangkan dengan penggunaan pemanufakturan JIT adalah
kebutuhan untuk menentukan biaya produk dalam rangka penilaian persediaan. Jika
terdapat persediaan, maka persediaan tersebut harus dinilai, dan penilaiannya
mengikuti aturan-aturan tertentu untuk tujuan pelaporan keuangan. Dalam JIT
diusahakan persediaan nol (atau paling
tidak pada tingkat yang tidak signifikan), sehingga penilaian persediaan
menjadi tidak relevan untuk tujuan pelaporan keuangan.Dalam JIT, keberadaan
penentuan harga pokok produk hanya untuk memuaskan tujuan manajerial. Manajer
memerlukan informasi biaya produk yang akurat untuk membuat berbagai keputusan
misalnya :
penetapan harga jual berdasar
cost-plus
analisis trend biaya.
analisis profitabilitas lini
produk.
perbandingan dengan biaya para
pesaing
keputusan membeli atau membuat
sendiri, dsb.
Mengurangi pemborosan
Pengurangan pemborosan terutama
dalam bentuk barang yang terbuang, karena pada hakekatnya pemborosan adalah
biaya.
*Tujuan tersebut dapat dicapai
dengan cara :
Mengeliminasi atau mengurangi
persediaan
Meningkatkan mutu
Mengendalikan aktivitas supaya
biaya
Memperbaiki kinerja
Kanban
Menurut Yasuhiro Monden secara
terperinci sistem kanban digunakan untuk melakukan fungsi sebagai berikut
1. Perintah
2. Pengendalian diri sendiri
untuk mencegah over production
3. Pengendalian Visual
4. Perbaikan Proses dan Operasi
Manual
5. Pengurangan Biaya Pengelolaan
Resource : David D. Bedworths & James E. Bailey ( 1987 ) : Integrated Production Control System Management Analysis, Design( 2/E) John Wiley & Sons ( pp. 161 – 192 ) . Singapore
Resource : David D. Bedworths & James E. Bailey ( 1987 ) : Integrated Production Control System Management Analysis, Design( 2/E) John Wiley & Sons ( pp. 161 – 192 ) . Singapore
Tidak ada komentar:
Posting Komentar